Pagi ini, saat kerja tiba2 saya dikejutkan oleh no Jakarta 021-722426*. Dia mengaku sebagai agus dari Garuda Call Center(ini bukannya call centernya garuda indonesia ya), sebagai pihak resmi dari visa yang menawarkan saya kartu diskon sebagai fitur tambahan dari karti kredit.
Saya dengan tanpa prasangka buruk mengikuti apa yang dia katakan. Die menjelaskan dengan kartu ini jika digunakan berbarengan dengan kartu kredit apapun asal termasuk CC Visa, maka kita akan mendapat diskon 50% untuk setiap pembelanjaan di tempat2 makan (yang dia bilang akan diberi listnya). Selain itu saya merupakan orang beruntung karena dipilih secara random untuk mendapatkan kartu tersebut plus HP Esia dan voucher gratis menginap satu malam di hotel bintang 3 atau 4 di Jakarta. Wow menggiurkan bukan !!!
Lalu dia mulai bertanya tentang penggunaan kartu kredit saya. Tanya apakah kartu kredit saya termasuk Silver atau Gold, kemudian berapa limitnya (yang dengan plos tanpa dosa saya jawab jujus ..hayyaaa). Dan dia juga tanya2 tentang alamat kantor saya.
Cukup menggiurkan, tapi saya mulai berpikir…lo kok enak banget sih ada promosi seperti ini. Kira2 apa ya yang harus saya bayar. Kemudian dia mulai menjelaskan, kalo saya sudah bebas annual fee seumur hidup (WTF…Bank nya aja cuma bilang saya dapat annual fee 2 tahun) dan biaya PPN. Tapi sebagai gantinya saya harus membayar PPD (Pajak Pendapatan Daerah) sebesar Rp 1.900.000 yang bisa dicicil 24 bulan ato 36 bulan.
Waktu itu saya dibilang masih 80% percaya, karena nanti dia bilang bakal datang kurir yang mengantar hadiah. Dan pada saat itu juga saya bisa meng-konfirm tentang pembayaran PPD. Bahkan dia bilang “jangan bayar cash bapak, jangan mau kalau disuruh bayar cash”. Wow bener2 profesional. Saat itu saya masih percaya walau ada sedikit kecurigaan.
Setelah ditutup, saya langsung telpon ‘nyonya’ saya yang bekerja di bank untuk tanya2 tentang hal ini. Well saya disuruh untuk mengecek lagi di web resmi VISA atau bank saya yang mengeluarkan kartu kredit tersebut. Baru saja saya mau balik ke depan laptop dan buka mbah google, saya di telpon dengan nomor 021 yang lain.
Kali ini perempuan dengan suara yang ramah, yang mengaku dari pihak kliring bank yang bertugas untuk meng-konfirm pembayaran PPD tadi.
WOW … apa nih, cepet banget. Barang aja belum saya terima, uda minta2 bayar aja. Wah ini bener2 gak beres deh. Apalagi yang telpon adalah nomer cdma yang gak cantik (kalau operator kan biasanya no nya cantik tuh :p). Saya uda tambah curiga. Apalagi dia ngotot bahwa konfirmasi harus dilakukan hari ini. Saya dipojokkan dan hampir gak diberi opsi untuk menolak. WTF … Yauda saya bilang, saya gak yakin dengan promosi ini dan saya minta waktu. Btw baru kali ini customer kok dipaksa.
Akhirnya saya buka GOOGLE, senjata andalan. Langsung search dengan keywords “promosi kartu diskon visa”. Dan jeng..jeng..jeng …..bisa ditebak. Yang nangkring di posisi paling atas adalah blog seorang ibu rumah tangga tentang penipuan. DUOORRRR …. saya langsung klik dan saya baca. Bueehhh ternyata kejadian 11-12 dengan kejadian yang barusan saya alami.
Untung tadi saya tidak iyain untuk membayar PPD ato kliring ato apalah itu namanya. Bisa2 dia dapet akses ke kartu kredit saya, tekoorrr dong
.
Kalau Anda pikir ceritanya berakhir di sini, Anda salah BESAR. Karena si kurir itu beneran datang, lengkap dengan paket hape ESIA, kartu diskon beserta dokumen2 tentang PT. Angkasa Putra, tempat2 yang bisa digunakan untuk mendapatkan diskon. Dan percaya atau tidak kemasannya bener2 EKSKLUSIF. Bener2 seperti profesional.
WOW …kedatangan kurir itu bikin saya keder. Saya berpikir jangan2 ini emang beneran. THIS IS REAL OR NOT ??? ARRGGGHHHH ….
Saya cek lagi. Hape ESIA tersegel rapi di kotaknya. Brosur diskon juga rapi dengan bau yang khas. Tapi lo kartu diskon nya kok ada yang aneh. Kartu diskonnya bagus. Bentuknya hampir sama dengan CC. Dengan logo EC di pojok kiri bawah. Tapi ada sedikit goresan. Seperti sebelumnya ada sesuatu di sana , tapi dihilangkan dengan cara di gosok dengan koin. (semoga Anda tahu maksud saya)
Saya : “Maaf bapak, saya terpaksa menolak barang2 ini. Karena saya tadi tidak bilang iya”.
Kurir: “Maaf pak saya hanya kurir, hanya orang ketiga. Biar saya telepon lagi” (telpon majikannya … )
Si kurir telepon dan diserahkan ke saya. Kali ini yang terima adalah si wanita bersuara merdu tadi (haduh mbak, coba de mbak gak nipu, mungkin saya mo ajak kenalan :p ). Kali ini si wanita tadi uda emosi kali ya.
Wanita Penipu : ” Maaf bapak program ini bukan penawaran, dan pembayaran sudah di bebankan ke rek bapak”
Saya : “Loh kalo saya nolak gimana ?”
Wanita Penipu : “Ya bakal akan tetap ditagihkan ke rekening bapak!!!”
Saya : (udah kehilangan kesabaran) “Loh saya gak mau, kok dipaksa sih. Ya terserah saya dong mau terima apa nolak”
Setelah itu dia minta untuk dikembalikan teleponnya ke kurir tanpa bilang apa2 lagi. Maaf yeee Anda kurang beruntung. Walau sebenernya tadi sempet mikir, gimana ya kalo beneran ditagih ke rek saya. Tekor dong … maakkkk saya gak rellaaaaa …..
Semoga pengalaman saya ini bisa jadi referensi untuk Anda supaya berhati-hati. Sekarang penipu bener2 rapi dan cukup bondho (jawa: bermodal) demi meyakinkan korbannya. Bahkan saya sempet dibuat bimbang dan hampir percaya tadi.
Ikut-ikut nasihat Bang Napi; WASPADALAH … WASPADALAH ….. (iyeee bang,,ane mo tambah ati2 lagi)

Berawal dari kekecewaan mengikuti bursa kerja minggu lalu, saya menemukan buku ini pada sebuah rak yang bertuliskan “Buku Laris” di salah satu toko buku Gramedia di Surabaya. Buku bersampul putih dengan foto Andi Noya, si “empunya” buku, yang cukup mendominasi membuat saya tertarik untuk menjamahnya. Apalagi dengan cap merah dengan tulisan emas “best seller” di salah satu pojok buku cukup menggoda saya. Ya buku ini adalah buku tentang acara talk show yang ditayangkan oleh Metro TV. “Kick Andy”, tidak ada orang yang tidak tahu tentang acara tersebut. Walaupun tidak pernah melihat paling tidak pernah mendengar karena acara tersebut cukup terkenal.












Komentar Terakhir