3:10 to Yuma, ngintip sisi manusiawi si penjahat terkenal
3:10 to Yuma, salah satu film hollywood yang harus diliat. Soalnya walo setting nya ngambil di Amerika tahun 80-an, alias koboi2 an, tapi g cuma jual tembak2 an doang. Justru yang jadi kekuatan film ini adalah ceritanya yang menarik. Yaitu ceritain sisi manusiawi dari seorang penjahat terkenal. G semua penjahat tu berdarah dingin, ada sisi baiknya juga, bahkan mungkin dy jadi penjahat karena sesuatu, bukan dari sononya seneng banget bunuh orang (klo ini mah psikopat …)
Ceritanya begini, di Arizona diakhir tahun 1800, penjahat terkenal Ben Wade (Russell Crowe) dan kelompoknya, terdiri dari pencuri dan pembunuh menghancurkan jalur kereta api diwilayah selatan. Saat Wade tertangkap, veteran Dan Evans (Christian Bale) yang bekerja sebagai petani, menawarkan diri untuk mengantarkan Wade hidup-hidup menuju “3:10 To Yuma”, sebuah kereta api yang membawa para penjahat ke pengadilan. Dalam perjalanan, Evan dan Wade, dua karakter yang berbeda, mulai saling mengenal satu sama lain. Persiapan Wade selama perjalanan – bahaya senantiasa hadir – mengubah misi tersebut, perjalanan yang mustahil bagi takdir keduanya.
Cerita film ini fokus ma dua orang Evan dan Wade. Evan yang ingin menjadi kepala keluarga yang baek, pengen menjadi pahlawan bagi anaknya, menjadi orang yang berhasil ‘memenjarakan’ penjahat terkenal, yang sekaligus sebagai solusi untuk keluar dari masalah finansial keluarganya.
Kemudian si Ben Wade, penjahat terkenal, yang ternyata tidak berhati dingin. Dia dengan ’sukarela’ untuk dibawa ke Yuma, bahkan dia membantu Evan dalam menyelesaikan misinya itu.
Bisa dibilang ceritanya yang menarik, karena keluar dari pakem film2 koboi yang biasanya hanya menjual tembak2 an saja. Bahkan kita dibuat kaget di akhir cerita, “loh kok gini “….
Cuma yang menurut q agak kurang, si Russel Crowe yang jadi penjahat. Rasanya kok kurang pas, kurang garang jadi penjahat hehehe. Tapi overall filmnya, aktingnya bagus banget, so tunggu apa lagi cepetan nonton.

Tinggalkan Balasan