The GangBand

Ini salah satu usaha sampingan The GangBang (gang anak kosan Gebang Lor 97) selain mandengin cewe sexy ma mutilasi kucing yang dengan seenaknya pub di sepatu-sepatu kita. Yaitu kita ngamen … ato bahasa g gaulnya nge-band. Foto-fotonya sih diambil udah agak lama juga pas lagi bingung2nya nggarap TA. Katanya seh bingung tapi kok ya sempat-sempatnya ya ngeband. Yah namanya GangBang, we are not like normal people, we are extraordinary, we are unique n WE ARE CRAZY (huakakak … baru kali ini ada orang gila bangga)

Sebenernya kita adalah pemusik yang berbakat. Ini terbukti bahwa cuma dalam satu kali latihan kita sudah dilirik produser alias yang punya studio. “Mas lagunya bagus banget,lagu ciptaan sendiri?”, katanya. Padahal kita ngebawain lagu “Rahasia Cinta” nya Kerispatih dari album Kenyataan Perasaan. Emang tuh lagu g populer-populer banget, kalah ma lagu “Mengenangmu” dan “Untuk Pertama Kali”. Tapi asli ni lagi bagus banget.

Karena kunjungan pertama kita sukses dan mendapat apresiasi yang cukup tinggi dari pendengar (ciieeee….), maka kita memutuskan untuk mulai berkarir di dunia musik dan mulai latihan lagi. Namun kali ini dengan komposisi yang agak berbeda.

Oh ya q belum mengenalkan para personil The GangBand. Pada drum ada Jin “Rega” Kazama. Setelah beribu-ribu tahun terkurung di lampu wasiat dan akhirnya mengalami kebosanan menjadi Jin, akhirnya dia berubah profesi menjadi penggebuk drum. Pada lead guitar. khususnya lagu-lagu GIGI, ada Alex “Bram” Budjono. Pengalaman memetik sinar gitar sudah tidak diragukan lagi karena kebiasaannya c**i membuat dia ahli dalam memetik gitar. Pada rythm gitar ada anak gundul keren yang sekarang lagi berusaha keras buat nggemukin badannya, siapa lagi kalo bukan Bntoel “tata” Keren (huekekek…narsis dikit boleh yee). Ada lagi seorang personil yang kadang bergantian mengisi rythm guitar, yaitu Fery “TM” Iwaq yang emang suka kubam tidak jelas.
Pada posisi bass ada Gunawan aka Narto. Pembetot bass berdarah biru ini mempunyai tampilan yang menonjol karena tingginya yang di atas rata-rata dan suaranya yang nge-BASS. Untuk vokalis ada Oli “Bule” Prodinger. Bule asal austria terkenal dengan gaya bicaranya yang khas. Bukan bahasa austria namun bahasa khas pojok kampung (Grammar suroboyoan CUK). Untuk vokalis terdapat dua orang, selain bule juga terdapat Surono. Cowok kalem asal kudus ini mempunyai gaya bicara yang khas yaitu “Opo to iku ???”. Pertanyaan yang selalu diberikan kepada setiap orang in anytime.

Sayang karena lebih memilih masa depan yang lebih jelas dari sekedar pemusik, The GangBand akhirnya bubar setelah merekam tiga lagu kebanggaan mereka dan masuk menjadi Top 40 video di YouTube.

Uda dulu yee crite nyee. Kapan-kapan disambung lagi…

~ oleh bntoel di/pada September 8, 2008.

Tinggalkan Balasan